Senin, 23 Juli 2018

In House Training Civitas SMP Putra

Kemerosotan kualitas proses dan hasil proses pendidikan selama ini telah menjadi semacam obsesi yang tidak juga tercapai. Peningkatan kualitas pendidikan memang merupakan pekerjaan rumah yang tidak juga terselesaikan walaupun berbagai cara telah dilakukan. Berbagai kebijakan dicanangkan untuk mengangkat kualitas proses dan asil proses pendidikan ini, bahkan setiap saat kurikulum diganti untuk menyesuaikan proses dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu perkiraan yang menyebabkan kemerosotan kualitas ini adalah rendahnya kualitas guru.

Guru adalah ujung tombak pendidikan di sekolah, oleh karena itu, upaya peningkatan kualitas guru sudah seharusnya menjadi bagian rencana strategis dan masuk dalam kelompok prioritas utama. Jika kualitas diri guru meningkat, otomatis kualitas pendidikanpun akan meningkat, begitu juga dengan output-nya. Oleh karena itu, program pengembangan dan peningkatan kualitas guru, merupakan hal yang urgen.
Akibat kemerosotan kualitas hasil proses pendidikan dan pembelajaran inilah, selanjutnya pada para guru diterapkan berbagai program peningkatan kualitas diri. Program peningkatan kualitas diri ini dilakukan dengan berbagai kegiatan, seperti di laksanakannya inhouse training yaitu merupakan program pelatihan bagi guru yang dilakukan ditempatnya sendiri, dengan peralatan sendiri dan mendatangkan trainernya sendiri sesuai dengan topik yang sedang dibutuhkan.


guru, dalam menjalankan pekerjaannya dengan mengoptimalkan potensi-potensi yang ada (Sujoko, 2012: 40). Hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh Danim (2012: 94) bahwa In House Training merupakan pelatihan yang dilaksanakan secara internal oleh kelompok kerja guru, sekolah atau tempat lain yang ditetapkan sebagai penyelenggaraan pelatihan yang dilakukan berdasar pada pemikiran bahwa sebagian kemampuan dalam meningkatkan kompetensi dan karier guru tidak harus dilakukan secara eksternal, namun dapat dilakukan secara internal oleh guru sebagai trainer yang memiliki kompetensi yang belum dimiliki oleh guru lain. Sedangkan ketentuan peserta dalam IHT minimal 4 orang dan maksimal 15 orang.
Kesimpulannya, in House Training yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pelatihan guru yang dilaksanakan berdasarkanpermintaan pihak sekolah, pesertanya berasal dari satu sekolah, dengan materi pelatihan yang disesuaikan oleh pihak sekolah khususnya dalam penggunaan alat peraga, dan dilaksanakan di sekolah tempat guru tersebut bekerja. Sumber dari http://samplingkuliah.blogspot.com/2017/02/in-house-training-iht.html

Untuk itu tim SMP DTBS Putra melaksanakan kegiatan In House Training Civitas dari tanggal 04 - 06 Juli 2018.


Dauroh Ramadhan SMP DTBS PUTRA

Selasa, 05 Juni 2018

Kegiatan di bulan puasa 2018 More

OPEN HOUSE 3.0 2018

Selasa, 27 Februari 2018

SMP DTBS PUTRA More

Setelah melantik ratusan wisudawan SMP DT, Aa Gym menyampaikan amanatnya. Tidak hanya wisudawan, tamu undangan dan guru-guru pun tampak khusyuk mendengarkan. More

Pengumuman Kelulusan Seleksi PPDB SMP DTBS Tahun Ajaran 2016-2017 periode seleksi 11-17 Januari 2016 More



© 2015 SMP DAARUT TAUHIID BOARDING SCHOOL. All rights reserved.