Senin, 30 Mei 2016

ECO BERKEBUN

ECO BERKEBUN

Lingkungan sekolah SMP Daarut Tauhiid Boarding School Bandung kampus Ikhwan ini berlokasi di kabupaten Bandung Barat, lebih tepatnya di Jl. Cigugur Girang NO.33 RT 03 RW 07 Kp. Pangsor Ds. Cigugur Girang Kec. Parongpong Kab. Bandung Barat. Di lokasi inilah Para santri bersekolah dan mendalami ilmu agama. Dengan lokasi yang rindang akan banyak pepohonan, beragam perkebunan yang tumbuh dan dedaunan yang hijaupun turut serta melengkapi keasrian serta kesejukannya lokasi SMP DT BS Ikhwan ini.

Berdasarkan kondisi geografis SMP DT BS Ikhwan, dalam rangka melengkapi proses pembelajaran para santri di tahun pelajaran 2015-2016 ini, Bapak Achmad Ibrahim S.Pd dan Ibu Dela Latifah Rohili S.Si selaku Guru Mulok Cinta Lingkungan, membuat program bercocok tanam untuk santri, yang bertemakan “ECO BERKEBUN”. Dalam muatan lokal Cinta Lingkungan inilah para santri dikenalkan bagaimana cara berkebun yang baik dan benar, di mulai dari pembuatan pupuk kompos, penyemaian bibit tanaman, proses penanaman, pemeliharaan sampai pada tahap memanen.

Lokasi “Eco Berkebun” santri ini dilakukan di samping halaman ruang belajar SMP DT BS Ikhwan. Terdapat delapan petak kebun yang mereka tanam. Setiap satu petak kebun di kelola oleh setiap kelasnya, jenis tanaman yang mereka tanam di antaranya tanaman kangkung dan bayam, serta beberapa pohon tomat yang turut melengkapinya. setiap hari mereka merawatnya dengan sangat hati-hati dan antusias, dalam merawat tanamannya biasanya mereka menggunakan waktu luang di luar jam pelajaran boarding ataupun sekolah, terkadang pada saaat jam istirahatpun sebelum mereka pergi jajan mereka mengecek dulu tanamanya, setelah itu baru mereka pergi jajan.

                                         

“Tujuannya agar para santri SMP Daarut Tauhiid ini dapat mengetahui cara bercocok tanam dengan baik, dari mulai membuat lahan sampai tahap panen” ujar bapak Achmad Ibrahim yang lebih akrab di sapa pak ibam. Pak ibam ini diamanahi sebagai guru Mulok kelas 8. “Selain melatih mereka untuk bisa bertanggung jawab pada amanah, mereka pun bisa lebih peduli lagi terhadap lingkungan” tegasnya.

Sebelum para santri memulai bercocok tanam, mereka diajarakan bagaimana cara membuat pupuk kompos sampah organik. Dengan bimbingan ibu dela latifah Rohili S.Si selaku guru mulok kelas 7, setiap kelas harus mengumpulkan arang sekam, kotoran ternak, kertas bekas dan  sampah organik yang berada di ligkungan Eco Pesantren, yaitu diperuntukan sebagai bagian dari bahan pembuatan pupuk kompos. “Tujuan dari pembuatan pupuk kompos ini adalah agar para santri mampu memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk kompos, selain itu tujuannya yang lain, yaitu dapat meningkatkan nilai ekonomi sampah organik” tutur beliau, yang sering disapa bu del.

Kedua guru mulok ini sangat antusias dan fokus dalam membimbing dan menemani para santri untuk melakukan aktifitas berkebun, Seluruh santri SMP DT BS Ikhwan yang menjadi pemeran utama dalam kegiatan ini pun tidak kalah antusias dan semangatnya dari guru CL nya sendiri.

Setelah penanaman menginjak usia 40 hari, Alhamdulillah tanaman pun sudah siap panen. Tepatnya hari senin (16/5) dengan di dampingi kedua guru CL, para santri terlihat antusias dalam memanen tanamannya sendiri. Adapun hasil panen yang dikelola dan dipanen oleh santri ini di dibagikan kepada banyak orang yang berada di lingkungan SMP DT BS Ikhwan, diantaranya ke ibu dapur, para guru, staf managemen SMP DT BS Ikhwan dan yang lainnyapun turut meni’mati hasil panen para santri.//(sim17)


UNKP 2018

Rabu, 25 April 2018

UNKP SMP DTBS PUTRA More

Pengumuman Kelulusan Seleksi PPDB SMP DTBS Tahun Ajaran 2016-2017 periode seleksi 14 s.d. 20 Desember 2015 More

Alhamdulillah, mengawali tahun baru Islam 1438 H ini SMP DTBS Putri kembali meraih tiga piala di Gema Al-Aziz (2/10). More

PERSISERAKA 2018

Selasa, 17 April 2018

Perkemahan Senin Selasa Rabu Kamis More



© 2015 SMP DAARUT TAUHIID BOARDING SCHOOL. All rights reserved.